Kamis, 27 November 2014

PROPOSAL (USUL)


Proposal adalah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja , perencanaan secara sistematis, matang dan teliti yang dibuat oleh peneliti sebelum melaksanakan penelitian, baik penelitian di lapangan (field research) maupun penelitian di perpustakaan (library research).

TUJUAN PEMBUATAN PROPOSAL
·         Sebagai pedoman kerja
·         Mendapat dukungan atau persetujuan pihak lain
·         Memohon bantuan dana dari sponsor

BENTUK PROPOSAL
  • Proposal formal
  •  Proposal semiformal

SISITEMATIKA PROPOSAL
Proposal formal disusun secarap lengkap meliputi 3 bagian utama yaitu : 
  1. bagian pendahuluan, yang terdiri atas: sampul dan halaman judul, surat pengantar (kata pengantar), ikhtisar, daftar isi, dan pengesahan permohonan;
  2. isi proposal, terdiri atas: latar belakang, pembatasan masalah, tujuan, ruang lingkup, pemikiran dasar (anggapan dasar), metodologi, fasilitas, personalia (susunan panitia), keuntungan dan kerugian, waktu, dan biaya;
  3. bagian pelengkap penutup, yang berisi daftar pustaka, lampiran, tabel, dan sebagainya.

Proposal semiformal terdiri dari 2 jenis yaitu
       Sistematika propsal kegiatan umum :

1)      Judul
2)      Latar belakang
3)      Maksud dan tujuan
4)      Sasaran ruang lingkup
5)      Waktu dan tempat kegiatan
6)      Panitia kegiatan
7)      Perogram kegiatan
8)      Anggaran biaya
9)      Penutup

Sistematika proposal imiah sederhana :
1)      Judul
2)      Latar belakang masalah
3)      Indentifikasi masalah
4)      Rumusan masalah
5)      Tujuan dan manfaat
6)      Teknik metode yang digunakan
7)      Waktu dan tempat
8)      Program kegiatan
9)      Anggaran biaya
10)  Penutup


BAHASA PROPOSAL
Proposal merupakan jenis tulisan formal dan ilmah sehingga bahasa yang digunakan sebagai berikut :
  1. Jelas , dengan gaya bahasa formal dan lugas
  2. Diksi/pilihan kata harus sesuai
  3. Paragraf kohesif dan koherensi
  4. Kalimat efektif
  5. Menggunakan alasan serta tujuan yang jelas


DAFTAR PUSTAKA

KARYA ILMIAH

Karya ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh seseorang / sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

TUJUAN KARYA ILMIAH

·        Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
·        Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
·        Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
·        Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
·        Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.



MANFAAT KARYA ILMIAH
Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
·         Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
·         Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
·         Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
·         Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
·         Memperoleh kepuasan intelektual;
·         Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
·         Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

                                                                                                            

SISTEMATIKA PENULISAN KARYA ILMIAH

Bagian Pembuka

·         Cover

·         Halaman judul.

·         Halaman pengesahan.

·         Abstraksi

·         Kata pengantar.

·         Daftar isi.

·         Ringkasan isi.


Bagian Isi

Pendahuluan

·         Latar belakang masalah.

·         Perumusan masalah.

·         Pembahasan/pembatasan masalah.

·         Tujuan penelitian.

·         Manfaat penelitian.

Kajian teori atau tinjauan kepustakaan

·         Pembahasan teori

·         Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan

·         Pengajuan hipotesis

Metodologi penelitian

·         Waktu dan tempat penelitian.

·         Metode dan rancangan penelitian

·         Populasi dan sampel.

·         Instrumen penelitian.

·         Pengumpulan data dan analisis data.

Hasil Penelitian

·         Jabaran varibel penelitian.

·         Hasil penelitian.

·         Pengajuan hipotesis.

·         Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.

Bagian penunjang

·         Daftar pustaka.

·         Lampiran- lampiran antara lain instrumen penelitian.

·         Daftar Tabel


Daftar pustaka adalah suatu daftar yang berisi semua sumber bacaan yang digunakan sebagai bahan acuan dalam penulisan karya ilmiah.

Ada beberapa komponen dalam Teknik Penulisan Daftar Pustaka yaitu :
  • Nama penulis dan nama keluarga (jika ada)
  • Ditempatkannya didepan nama kecil
  • Tahun Penerbitan
  • Judul Buku
  • Tempat Penerbitan
  • Nama Penerbit

CARA MENULIS DAFTAR PUSTAKA DARI BUKU SUMBER DAN URUTANNYA
  1. Nama pengarang (jika terdapat dua kata maka ditulis dari yang kata belakang diikuti koma lalu ditulis kata depannya dan diikuti titik) Contoh : Bibim Nugroho maka ditulis menjadi Nugroho,Bibim.
  2. Tahun terbit buku (diikuti tanda titik) Contoh : 1994
  3. Judul buku (judul buku bisa ditulis miring atau di garis bawahi) Contoh : Membangun Indonesia atau Membangun Indonesia
  4. Kota terbit (diikuti tanda titik dua) Contoh : Jakarta:
  5. Nama penerbit buku (diikuti tanda titik) Contoh : Erlangga

LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN KARYA TULIS
  1. Tetapkan topik yang akan dibuat.
  2. Batasi ruang lingkung topik yang lebih spesifikasi.
  3. Rumusan masalah dan tujuan masalah.
  4. Mengumpulkan bahan-bahan dan data-data.
  5. Buat kerangka tulisan.
  6. Kembangkan kerangka menjadi karya tulis yang untuk.
  7. Suntinglah karya tulis tersebut.  


DAFTAR PUSTAKA 

Kamis, 13 November 2014

SEBLAK SUPER PEDAS MANIS ASIN GURIH


Pertama kali menginap di rumah kaka di karawang , si kaka ngasih makanan jajanan orang sana yaitu seblak. Awalnya sih agak bingung eh pas dicobaa ternyata enak loh buat cemilan iseng-iseng. Nah disini saya akan ngasih tau bagaimana sih caranya bikin seblak yang pedesnya bakalan gak nahan di mulut. Buat pencinta pedes kaya saya sih pasti bakalan menyoba , yuk guys coba bikin seblak super pedes manis asin gurih :D


BAHAN :
Ø  250 gr kerupuk , rendam air panas sampai melunak, tiriskan
Ø  8 siung bawang merah
Ø  4 siung bawang putih
Ø  20 buah cabe rawit merah
Ø  2 ruas kencur
Ø  4 butir telur
Ø  Ayam goreng yang sudah di suir-suir
Ø  Garam dan penyedap
Ø  Kecap manis dan kecap inggris/saos inggris

CARA MEMBUAT :
1.    Panakan sedikit minyak , tuang telur dan orak arik setengah matang.
2.    Masukkan bumbu bawang merah , bawang putih , cabe rawit merah dan kencur yang telah dihaluskan. Lalu tumis hingga harum dan beri sedikit garam dan penyedap.
3.    Masukan ayam goreng yang telah di suir-suir.
4.    Masukan kerupuk seblaknya , aduk hingga merta.
5.    Setelah itu beri sedikit lagi garam , penyedap , kecap inggris dan kecap manis.
6.    Nah seblak super pedesnya siap di hidangkan untuk 5 orang.

Selamat mencoba yaak ;) 

KARANGAN ILMIAH , NON-ILMIAH , DAN TIDAK ILMIAH

              I.            PENGERTIAN KARANGAN

Karangan adalah bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh ke dalam bentuk tulisan yang teratur.

           II.            Macam-macam ,Sifat , dan Bentuk Karangan

A.    Macam-macam Karangan
1)      Karangan Fiksi adalah karangan yang berisi kisahan atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang.
2)      Karangan Faktual adalah karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau hal-hal yang benar-benar dan terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Karangan faktual biasanya berbentuk tulisan ilmiah dan informatif. untuk :
v  Karangan ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
v  Karangan informatif adalah karangan yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan.

B.     Sifat-sifat Karangan
1.      Manusiawi   : Ungkapan pemikiran manusia dengan tulisan yang hanya di miliki oleh manusia tersebut.
2.      Pribadi         : Di saat proses menulis karangan tersebut hanya bias dilakukan oleh satu orang dan hasil dari penulisan karangan tersebut adalah cerminan kepribadian satu orang.

C.    Bentuk-bentuk Karangan
Berdasarkan tujuann karangan , bentuk  karangan dibagi menjadi 5 jenis sebagai berikut ini :
1.      Karangan narasi
2.      Karangan deskripsi
3.      Karangan eksposisi
4.      Karangan argumentasi
5.      Karangan persuasi

        III.            Ciri – ciri Karangan Ilmiah
a.       Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.
b.      Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup.
c.       Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
d.      Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
        IV.            Ciri-ciri Karangan Non-Ilmiah

1.      Non Teknis Konkrit yaitu Informatif, bernada populer, imajinatif.
2.      Teknis Umum yaitu Informatif,umum, tidak untuk kepentingan pribadi,masalah
secara umum,tidak ada ajakan emosional,konkrit.
3.      Abstrak normal yaitu Informatif, umum, non teknis,Tidak untuk kepentingan
pribadi, populer.
4.      Spesifik Historis yaitu spesifik,sumber sejarah, bahasa dan susunan formal,dll.
5.      Emotif yaitu  sedikit informasi, tidak sistematis.
6.      Persuasif  yaitu cukup informatif , penilaian fakta tidak dengan bukti , bujukan untuk meyakinkan pembaca.
7.      Deskriptif yaitu Informasi sebagian imajinatif dan subyektif , pendapat pribadi , nampaknya dapat di percaya.
8.     Kritik Tanpa dukungan bukti yaitu tidak memuat informasi spesifik , berprasangka menguntungkan ,  formal.

           V.            Ciri-ciri Karangan Ilmiah Populer
ciri-ciri karya ilmiah populer menurut Hakim (2004 : 57) diurutkan sebagai berikut: 
a)      Bahan berupa fakta yang objektif
b)      Penyajian menggunakan bahasa yang cermat, tidak terlalu formal tapi tetap taat asas, disusun secara sistematis; tidak memuat hipotesis.
c)      Sikap penulis tidak memancing pertanyaan-pertanyaan yang meragukan.
d)     Penyimpulan dilakukan dengan memberikan fakta. 



 DAFTAR PUSTAKA

http://bayangzone.blogspot.com/2013/04/perbedaan-karya-ilmiah-populer-dan-non.html